Pages

Konfigurasi FTP Server pada Debian 6

Sebelum melakukan konfigurasi kita harus tau terlebih dahulu apa itu FTP?.

FTP Server adalah Komputer Server yang memberikan akses FTP ke Intranet ( local) maupun Internet ( global). FTP merupakan kependekan dari File Transfer Protocol, yang mana secara teori merupakan protocol standar untuk transfer file dari 1 komputer ke komputer lain melalui protokol internet tcp/ip.


Konfigurasi DNS Server pada Debian 6

Sebelum kita melakukan konfigurasi DNS Server, kita harus tau terlebih dahulu DNS itu apa?.

Domain Name System (DNS
) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).


Konfigurasi NTP Server pada Debian 6

Sebelum melakukan konfigurasi, terlebih dahulu kita harus tau NTP itu apa?. Network Time Protocol (NTP) adalah protocol untuk meng-sinkron-kan sistem waktu pada komputer terhadap sumber (server). Terdapat beberapa situs NTP “Stratum 1″ (situs NTP dengan sumber waktu dari atomic clock) and “Stratum 2″ (situs NTP dengan sumber waktu dari situs NTP lain, dengan sedikit penurunan tingkat akurasi) yang dapat digunakan oleh publik.

Konfigurasi DHCP Server pada Debian 6

Sebelum melakukan konfigurasi DHCP Server, kita harus tau terlebih dahulu pengertian dhcp itu sendiri. DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server. Pada saat kedua DHCP client dihidupkan , maka komputer tersebut melakukan request ke DHCP-Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP-Client dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool. Nomor IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway.